Bawaslu RI Dorong Penguatan Literasi Kepemiluan Melalui Bedah Buku Manajemen Pengawasan Pemilu
|
JAKARTA - Anggota Bawaslu Kota Bekasi, Jhonny Sitorus, menghadiri kegiatan Diskusi Publik dan Bedah Buku Manajemen Pengawasan Pemilu di Indonesia yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia di Auditorium RRI Jakarta, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu provinsi, kabupaten, dan kota, termasuk perwakilan Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan pengembangan literasi kepemiluan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan pengawas pemilu perlu terus dilakukan dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu mendatang. Menurutnya, evaluasi, diskusi, serta penguatan literasi kepemiluan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.
"Literasi dapat memberikan manfaat kepada pengawas pemilu, penyelenggara pemilu, akademisi, mahasiswa, pemantau, serta masyarakat sipil," ujar Herwyn dalam sambutannya.
Herwyn menjelaskan, buku Manajemen Pengawasan Pemilu di Indonesia disusun berdasarkan pengalaman kelembagaan, praktik pengawasan di lapangan, dinamika penyelenggaraan pemilu, serta kebutuhan pengembangan kajian akademik. Kehadiran buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi berbagai kalangan dalam memahami tata kelola pengawasan pemilu secara lebih komprehensif.
Partisipasi Bawaslu Kota Bekasi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkaya wawasan kepemiluan, serta memperkuat kualitas pengawasan melalui pengembangan pengetahuan dan literasi. Melalui forum diskusi dan bedah buku tersebut, diharapkan jajaran pengawas pemilu mampu mengimplementasikan berbagai pembelajaran sebagai bekal dalam menghadapi tahapan pemilu maupun pemilihan yang akan datang.
Foto: Jhonny Sitorus
Penulis: Jhonny Sitorus
Editor: Humas-Af