Bawaslu Kota Bekasi Tindak Lanjuti PEKPPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik
|
KOTA BEKASI – Bawaslu Kota Bekasi melakukan rapat koordinasi internal sebagai tindak lanjut Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP), Kamis (6/8). Kegiatan tersebut melibatkan jajaran sekretariat serta penanggung jawab program guna memonitor progres dan memastikan kesiapan pemenuhan berbagai indikator penilaian pelayanan publik.
Rapat dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Bawaslu Kota Bekasi dalam memastikan seluruh dokumen pendukung, administrasi, serta indikator penilaian PEKPPP dapat dipenuhi secara optimal. Selain melakukan pengecekan progres, koordinasi internal juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dilengkapi dan ditindaklanjuti oleh masing-masing bagian.
Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurrul Fathia, menegaskan bahwa PEKPPP tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan aspek administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan publik.
“Penilaian PEKPPP bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan secara efektif, transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik,” ujar Vidya.
Menurutnya, sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu Kota Bekasi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Karena itu, proses evaluasi perlu dimaknai sebagai bagian dari upaya perbaikan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
“Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu Kota Bekasi memiliki komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Rapat ini merupakan tindak lanjut untuk monitoring progres PEKPPP,” tambahnya.
Melalui tindak lanjut PEKPPP tersebut, Bawaslu Kota Bekasi berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan, transparansi informasi, serta efektivitas kinerja kelembagaan. Evaluasi juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, akuntabel, dan responsif.
Dengan koordinasi dan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Bawaslu Kota Bekasi berharap tercipta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu dapat terus meningkat.
Humas-Af