Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Bekasi Soroti Hak dan Perlindungan Perempuan
|
KOTA BEKASI - Bawaslu Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan edisi keempat dengan mengangkat tema peringatan Hari Perempuan Internasional. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Senin (9/3) tersebut mengusung tema “Rights. Justice. Action. For ALL Women and Girls.”
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bawaslu Kota Bekasi bersama Pengawas Perempuan Kabupaten se-Maluku Utara, yakni Bawaslu Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Halmahera Timur, dan Pulau Taliabu. Diskusi ini menjadi ruang berbagi perspektif terkait perlindungan hak perempuan, khususnya dalam konteks lingkungan kerja dan kelembagaan penyelenggara pemilu.
Anggota Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki menjelaskan bahwa momentum Hari Perempuan Internasional menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan ruang kerja yang aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi.
“Tema Hari Perempuan Internasional tahun 2026 adalah give to gain, yang menekankan pentingnya kolaborasi, saling mendukung, dan pemberdayaan. Kolaborasi antara Bawaslu Kota Bekasi dengan Bawaslu di Provinsi Maluku Utara ini juga menunjukkan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi tugas bersama yang harus disikapi secara kolektif,” ujar Choirunnisa.
Ia juga menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman tidak terlepas dari keberanian untuk mendengar dan memberikan ruang bagi korban untuk bersuara.
“Demokrasi dimulai dari keberanian untuk mendengar suara korban. Berani berbicara adalah langkah awal menuju keadilan. Namun lebih dari itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan ruang yang aman bagi semua,” tambahnya.
Selain Choirunnisa Marzoeki, diskusi ini juga menghadirkan Nurdewa Safar, Direktur Daurmala, serta Dr. Lilian GF Apituley, M.Hum, Akademisi Universitas Halmahera. Ketiganya berbagi pandangan mengenai pentingnya perspektif gender dalam kebijakan kelembagaan serta upaya pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja.
Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kota Bekasi berharap ruang diskusi seperti ini dapat terus memperkuat literasi demokrasi serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan inklusif, khususnya bagi perempuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam mendorong pengawasan partisipatif melalui keterlibatan berbagai pihak dalam isu-isu strategis yang berkaitan dengan demokrasi dan keadilan sosial.
Penulis: Humas-Af
Editor: Humas-Af