Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bekasi Gelar Ngaji Demokrasi, Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual

Bawaslu Kota Bekasi Gelar Ngaji Demokrasi, Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual

Anggota Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki saat menjadi narasumber pada kegiatan Ngaji Demokrasi (NgaDem) Bawaslu Kota Bekasi

Kota Bekasi - Bawaslu Kota Bekasi menggelar kegiatan Ngaji Demokrasi (NgaDem) pada Senin (26/1) dengan mengangkat tema pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan Bawaslu. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai demokrasi yang berkeadilan dan berperspektif kemanusiaan.

Hadir sebagai narasumber, Kordiv. P2HM Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki menyampaikan materi berdasarkan Keputusan Bawaslu Nomor 417 Tahun 2024 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Bawaslu. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang kerap tidak terlihat, namun berdampak besar bagi korban.

Choirunnisa menegaskan bahwa setiap individu berhak atas lingkungan kerja yang aman dan bermartabat. Pemberlakuan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual melalui Keputusan Bawaslu Nomor 417 Tahun 2024 dipandang sebagai langkah konkret untuk melindungi seluruh pegawai serta memastikan lingkungan kerja Bawaslu terbebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

“Lingkungan kerja yang aman adalah hak semua orang. Pedoman pencegahan Nomor 417 Tahun 2024 diberlakukan untuk melindungi seluruh pegawai guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual,” ujar Choirunnisa Marzoeki.

Ia juga menekankan bahwa Bawaslu memiliki tanggung jawab kelembagaan untuk memastikan lingkungan kerja berjalan secara adil, bebas diskriminasi, serta menjunjung tinggi martabat kemanusiaan melalui upaya pencegahan, penanganan, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. 

Bawaslu Kota Bekasi Gelar Ngaji Demokrasi, Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual
Jalannya kegiatan Ngaji Demokrasi (NgaDem)

Kegiatan Ngaji Demokrasi berlangsung secara interaktif dengan pemaparan materi yang disampaikan narasumber, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diikuti secara aktif oleh peserta. Peserta kegiatan merupakan jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Bekasi yang mengikuti kegiatan sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan kesadaran internal lembaga.

Dalam forum tersebut turut dibahas berbagai bentuk kekerasan seksual, hak-hak korban, serta mekanisme sanksi terhadap pelaku sesuai dengan tingkat pelanggaran. Materi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta kepekaan seluruh jajaran dalam mengenali dan mencegah potensi kekerasan seksual di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan Ngaji Demokrasi ini, Bawaslu Kota Bekasi berharap seluruh jajaran Sekretariat semakin memiliki pemahaman, kepekaan, dan keberanian untuk mencegah serta melaporkan segala bentuk kekerasan seksual. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas kelembagaan sekaligus mewujudkan ruang kerja yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.

Humas-Af