Lompat ke isi utama

Berita

Melalui LDKS, Bawaslu Kota Bekasi Perkuat Edukasi Kepemiluan bagi Santri

Basan Saiful Nurdin

Anggota Bawaslu Kota Bekasi Basan Saiful Nurdin saat menjadi narasumber pada kegiatan LDKS

KOTA BEKASI - Anggota Bawaslu Kota Bekasi, Basan Saiful Nurdin, menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang diselenggarakan oleh Pondok Modern Sirojul Munir, Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (17/2).

Kegiatan yang mengangkat tema “Karakter dan Etika Dalam Berorganisasi" tersebut berlangsung di Gedung Madrasah Aliyah Sirojul Munir dan diikuti para santri sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis pesantren.

Dalam pemaparannya, Basan menekankan bahwa organisasi merupakan ruang pembelajaran penting bagi generasi muda dalam membentuk kepribadian dan integritas.

“Organisasi adalah ruang belajar untuk membentuk karakter, etika, dan sikap kepemimpinan. Di dalamnya, para santri dilatih untuk bekerja sama, membangun tanggung jawab, serta memahami pentingnya mencapai tujuan bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Basan.

Ia menjelaskan, karakter dan etika menjadi fondasi utama dalam berorganisasi. Tanpa keduanya, kepemimpinan tidak akan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selain membahas kepemimpinan, Bawaslu Kota Bekasi juga memberikan penguatan pendidikan politik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan santri.

“Pendidikan politik perlu diberikan sejak dini agar para santri memiliki kesadaran demokrasi yang kuat. Kami berharap mereka tumbuh menjadi pemilih pemula yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab demi keberlanjutan demokrasi di masa depan,” tambahnya.

Basan Saiful Nurdin

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bekasi berharap para santri tidak hanya memiliki kemampuan memimpin di lingkungan pesantren, tetapi juga mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat serta turut menjaga kualitas demokrasi di masa yang akan datang.

Kehadiran Bawaslu Kota Bekasi dalam kegiatan LDKS tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Kelas Demokrasi yang menjadi program prioritas Bawaslu Kota Bekasi di masa non-tahapan. Melalui pendekatan edukatif seperti ini, Bawaslu Kota Bekasi terus mendorong penguatan literasi demokrasi, pendidikan politik, serta partisipasi aktif generasi muda sebagai upaya membangun budaya demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan di Kota Bekasi.

Humas-Af