Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bekasi Dorong Pemilih Pemula SMAS Mutiara Baru Tingkatkan Pemahaman Politik dan Kepemiluan.

SMAS MUTIARA BARU

Menjadi pemilih bukan hanya soal menentukan pilihan, tetapi juga memahami aturan dalam setiap prosesnya.

Bekasi - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi memberikan pendidikan politik kepada generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi bagi Pemilih Pemula/Pelajar Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMAS Mutiara Baru, Senin (7/9/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi melalui Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) tersebut mengangkat tema “Membangun Kesadaran Politik Pemilih Pemula dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif, Kesadaran Demokrasi dan Edukasi Kepemiluan Sejak Dini.”

Dalam kegiatan tersebut, Muhamad Sodikin, S.H. hadir sebagai narasumber dan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya memahami aturan kepemiluan serta menjaga hak pilih sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang sehat.

Muhamad Sodikin menjelaskan bahwa Pemilu merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi modern. Pemilu menjadi perwujudan kedaulatan rakyat, sarana pergantian kekuasaan, legitimasi pemerintahan, sekaligus saluran bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi politik. Oleh karena itu, pemilih tidak hanya dituntut untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga perlu memahami aturan yang berlaku dalam setiap tahapan Pemilu.

Selain itu, Muhamad Sodikin memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis pelanggaran Pemilu, mulai dari pelanggaran administratif Pemilu, pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, tindak pidana Pemilu, hingga pelanggaran lainnya. Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menyampaikan laporan dugaan pelanggaran, antara lain identitas pelapor, pihak terlapor, waktu dan tempat kejadian, uraian peristiwa, serta bukti pendukung.

“Menjadi pemilih bukan hanya soal menentukan pilihan, tetapi juga memahami aturan dalam setiap prosesnya. Pemilih yang cerdas adalah kunci demokrasi yang berkualitas,” ujar Muhamad Sodikin dalam kegiatan tersebut.

Selain meningkatkan pemahaman mengenai kepemiluan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal mekanisme pelaporan apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu. Bawaslu Kota Bekasi memperkenalkan penyampaian laporan secara daring melalui aplikasi Sigap Lapor, sekaligus mengingatkan pentingnya mendokumentasikan dugaan pelanggaran sebagai bagian dari proses pelaporan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran politik dan pemahaman kepemiluan para pelajar SMAS Mutiara Baru semakin meningkat. Pemilih pemula diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab serta turut berperan dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di Kota Bekasi.

Penulis : Fabian
Foto     : Regina