Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bekasi Terima Kunjungan Kerja KPU Kota Bekasi Bahas Persiapan Rapat Pleno PDPB Triwulan IV

Kunjungan Kerja KPU Kota Bekasi Bahas Persiapan Rapat Pleno PDPB Triwulan IV

Bawaslu Kota Bekasi bersama KPU Kota Bekasi pasca koordinasi terkait persiapan Pleno PDPB Triwulan IV

Kota Bekasi - Bawaslu Kota Bekasi menerima kunjungan kerja KPU Kota Bekasi dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV, pada Rabu (3/12) bertempat di Aula Rapat Bawaslu Kota Bekasi.

Kunjungan ini merupakan bentuk koordinasi rutin antara penyelenggara pemilu untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan akurat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Turut hadir dari pihak Bawaslu Kota Bekasi, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Choirunnisa Marzoeki, Kasubag Pengawasan dan Humas Rendy Tri Rachmawan beserta staf Sekretariat. Sementara dari KPU Kota Bekasi hadir Ketua Ali Syaifa, Kadiv Perencanaan, Data & Informasi (Rendatin) Faris Ismu Amir, Kasubag Rendatin Zemmy serta jajaran staf.

Dalam forum tersebut, Faris Ismu Amir memaparkan pelaksanaan Coklit Terbatas (Coktas) yang sedang dijalankan Divisi Rendatin. Ia menjelaskan bahwa KPU Kota Bekasi turun langsung ke lapangan untuk mengecek keakuratan data hasil pemutakhiran DPB, terutama pada pemilih lanjut usia berusia di atas 100 tahun, sebagai langkah verifikasi faktual untuk memastikan validitas data.

Faris menyampaikan, “Saat ini kami sedang menjalankan kegiatan Coklit Terbatas. KPU Kota Bekasi turun langsung ke lapangan untuk mengecek keakuratan data hasil pemutakhiran DPB, khususnya pemilih Lansia yang usianya di atas 100 tahun. Ini kami lakukan agar data yang masuk dalam daftar pemilih benar-benar valid.”

Di kesempatan lain, Choirunnisa menjelaskan bahwa Bawaslu Kota Bekasi turut melakukan pengawasan aktif sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas data pemilih. Ia menerangkan bahwa jajaran Bawaslu melakukan Uji Petik langsung ke rumah-rumah pemilih dan berkoordinasi dengan Kelurahan maupun Kecamatan untuk memperoleh data yang dibutuhkan, termasuk data kependudukan yang terkait dengan pemilih TMS Meninggal.

Dalam pernyataan langsungnya, Choirunnisa mengatakan, “Kami melakukan Uji Petik langsung dan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan serta Kecamatan untuk mendapatkan data pendukung. Dari hasil validasi kami, masih ditemukan pemilih kategori TMS Meninggal yang tercatat di Cek DPT Online maupun Sidalih.”

Ia kemudian menambahkan bahwa temuan tersebut menjadi dasar penyusunan surat saran perbaikan kepada KPU Kota Bekasi.

“Data yang kami dapatkan, termasuk dari buku register kematian penduduk, kami sampaikan sebagai bahan perbaikan kepada KPU untuk ditindaklanjuti pada Rapat Pleno PDPB Triwulan ke-IV pada Senin (8/12) mendatang,” jelasnya.

Pertemuan koordinatif ini diharapkan dapat memperkuat akurasi daftar pemilih serta meningkatkan kualitas data sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang semakin kredibel.

Humas-Af