Lompat ke isi utama

Berita

Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Kota Bekasi Gelar Kelas Demokrasi di SMKN 11

Bawaslu Kota Bekasi Gelar Kelas Demokrasi di SMKN 11 Kota Bekasi

Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia saat mengisi materi Kelas Demokrasi di SMKN 11

Bawaslu Kota Bekasi kembali menggelar Kelas Demokrasi sebagai bagian dari upaya penguatan literasi demokrasi di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 11 Kota Bekasi pada Selasa (20/1).

Kelas Demokrasi kali ini menyasar satu kelas XII jurusan Teknik Elektronika Industri. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias melalui penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif, membahas pemahaman dasar demokrasi, kepemiluan, serta peran strategis generasi muda sebagai pemilih pemula.

Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurrul Fathia, hadir langsung sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Vidya menekankan pentingnya kesadaran demokrasi sejak dini agar pelajar tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelajar bukan hanya objek demokrasi, tetapi subjek yang harus memahami hak dan kewajibannya. Kesadaran ini penting agar ke depan lahir pemilih yang kritis dan berintegritas,” ujar Vidya.

Vidya Nurrul Fathia
Jalannya kegiatan Kelas Demokrasi di Kelas XII SMKN 11 Kota Bekasi

Melalui Kelas Demokrasi, Bawaslu Kota Bekasi tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan tahapan pemilu, tetapi juga berupaya membangun kesadaran demokrasi masyarakat secara berkelanjutan. Program ini menjadi ruang edukasi dan dialog yang mendorong peningkatan literasi kepemiluan serta penguatan pengawasan partisipatif, khususnya bagi generasi muda dan pemilih pemula.

Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurrul Fathia, menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak dapat dibangun secara instan, melainkan melalui pendidikan politik yang berorientasi pada nilai integritas. “Keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan kelembagaan, tetapi juga oleh kesadaran serta partisipasi masyarakat. Melalui Kelas Demokrasi, kami ingin membentuk warga negara yang cerdas, kritis, dan berani menolak praktik-praktik yang mencederai demokrasi,” tegasnya.

Usai kegiatan, sekretariat Bawaslu Kota Bekasi turut meminta kesan dan pesan dari peserta. Salah satu siswa, Naura, menyampaikan bahwa Kelas Demokrasi memberikan manfaat nyata bagi pemilih pemula.

“Kelas Demokrasi ini cukup bermanfaat bagi kami sebagai pemilih pemula. Melalui kegiatan ini, kami jadi mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan pemilihan,” ungkap Naura.

Sementara itu, peserta lainnya, Michael, menilai kegiatan tersebut berlangsung menarik dan mudah dipahami. “Menurut saya, Kelas Demokrasi ini sangat seru dan asyik. Penyampaian materinya juga mudah dipahami. Semangat terus untuk tim Bawaslu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bekasi berharap Kelas Demokrasi dapat menjadi wadah pembelajaran demokrasi yang berkelanjutan serta melahirkan generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kualitas demokrasi dan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat di Kota Bekasi.

Humas-Af